LOMBOK – Sebanyak 50 pelajar dan 10 guru dari berbagai sekolah di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti program Students Go to Paddock pada Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan balap motor kelas dunia. Pelibatan sekolah melengkapi rangkaian kegiatan yang berlangsung selama ajang pada 9–11 Oktober 2026.
Selain program pengenalan dunia motorsport, hari pertama turut menghadirkan lomba tari tradisional untuk anak sekolah. Penampilan Ungu dan Bapack Guru juga memeriahkan kegiatan bagi masyarakat serta pengunjung.
Di kawasan Bazaar Mandalika, The Mandalika, penyelenggaraan Mandalika Street Food Festival Vol. 2 memberikan pilihan aktivitas di luar sirkuit. Festival pada 9–10 Oktober 2026 tersebut mengusung tema tropis dengan konsep pariwisata berbasis komunitas.
Rangkaian kegiatan pendukung diharapkan memperluas pengalaman penonton sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Penyelenggaraan MotoGP dengan demikian turut memberikan ruang bagi keterlibatan masyarakat di daerah tuan rumah.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat NTB dan seluruh pihak yang mendukung acara. Ia mengatakan hari pertama berlangsung dengan baik dan kondusif.
Menurut penyelenggara, seluruh kategori tiket telah habis terjual. Troy menyebut antusiasme tersebut menjadi kebanggaan sekaligus menguatkan komitmen penyelenggara untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penonton.
Perhatian terhadap generasi muda juga disampaikan melalui ajakan mendukung dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Mario berkompetisi di kelas Moto2, sedangkan Veda tampil di kelas Moto3.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada Mario Aji dan Veda Ega sebagai Indonesian heroes yang membawa nama Indonesia di ajang balap dunia,” kata Troy.
Partisipasi keduanya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan kemampuan dan bersaing di tingkat internasional.
Dari kelas utama MotoGP, Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team mencatatkan hasil terbaik dalam sesi Practice. Ia menembus waktu di bawah 1 menit 29 detik dan memperbaiki rekor lap Marco Bezzecchi dengan selisih 0,107 detik dari catatan sebelumnya.
Bezzecchi mengakhiri sesi di posisi kedua, terpaut 0,219 detik dari Fernandez. Sementara rangkaian kompetisi berlanjut, penyelenggara terus mengoordinasikan keamanan, ketertiban, akses, dan layanan penonton hingga hari terakhir.
