BANTUL — Jogja Computech atau Yogyakomtek kembali menyapa masyarakat Yogyakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-29, pameran komputer dan teknologi informasi tersebut digelar di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, pada 26–30 September 2026.
Tahun ini, Asosiasi Pengusaha Komputer (APKOM) Jogja mengangkat tema “AI & Beyond: Level Up Generasi Digital Jogja”. Tema tersebut sekaligus menandai semakin kuatnya kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan robotik dalam perkembangan teknologi yang diperkenalkan kepada masyarakat.
Sebanyak 42 toko komputer berpartisipasi dengan menampilkan beragam perangkat, mulai dari laptop, printer dan gadget hingga perangkat gaming. Selain itu, tersedia zona AI dan teknologi baru, seminar, talkshow serta kompetisi robotik.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan, keberadaan Yogyakomtek selama hampir tiga dekade membuktikan kemampuan penyelenggara beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan dinamika ekonomi.
Menurut Wawan, salah satu potensi penting dari pameran tersebut adalah mempertemukan teknologi dengan sektor pendidikan. Pengenalan AI dan robotik kepada pelajar dinilai dapat memberikan pengalaman langsung yang berbeda dibandingkan hanya mempelajarinya melalui materi di sekolah.
“Posisinya saya lihat pada sektor pendidikan. Jadi robotik untuk anak-anak cukup menarik,” katanya.
Pemerintah Kota Yogyakarta berharap kerja sama antara pelaku industri teknologi dengan dunia pendidikan semakin diperkuat. Di sisi lain, pengembangan produk teknologi lokal juga diharapkan memperoleh ruang lebih besar.
Ketua APKOM Jogja Eka Wibawa menjelaskan, perjalanan Yogyakomtek telah dimulai sejak 1997. Berbagai situasi ekonomi, termasuk krisis moneter, telah dilalui hingga pameran tersebut dapat bertahan sampai penyelenggaraan ke-29.
Yogyakomtek 2026 juga melibatkan 15 stan kuliner dan berkolaborasi dengan tim Selaras yang menghadirkan 69 stan, terdiri atas taman edukasi, UMKM dan industri kreatif.
Bagi APKOM Jogja, pameran tersebut bukan hanya aktivitas bisnis, melainkan bagian dari upaya membangun jejaring dan kebersamaan antara pelaku usaha, masyarakat, pemerintah dan sektor pendidikan.
