KOTA YOGYAKARTA – Cerita mengenai kemerdekaan tidak selalu harus disampaikan melalui buku sejarah maupun upacara. Di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, kisah tersebut hadir melalui 68 karya foto jurnalistik yang dapat dinikmati masyarakat di ruang terbuka.
LKBN Antara menggelar pameran fotografi bertajuk Merdeka, Merayakan Kemerdekaan, Merawat Kebersamaan pada 14–21 Agustus 2026. Berbagai karya yang ditampilkan merekam kehidupan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan, mulai dari kegiatan kenegaraan hingga tradisi dan permainan rakyat.
Pameran mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menilai karya-karya tersebut mampu memperlihatkan kekayaan ekspresi masyarakat Indonesia dalam memaknai kemerdekaan.
Salah satu yang menarik perhatian adalah dokumentasi berbagai kegiatan tradisional yang unik dan semakin jarang dijumpai. Keragaman tersebut sekaligus menggambarkan bagaimana perayaan kemerdekaan berkembang dengan karakter berbeda di setiap daerah.
Hasto juga menyoroti konsep pameran yang ditempatkan di pedestrian Titik Nol Kilometer. Lokasi yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan itu membuat karya jurnalistik lebih mudah diakses publik.
Kepala Diskominfosan Kota Yogyakarta Ignatius Trihastono menilai pameran membawa pesan yang melampaui perayaan HUT ke-81 RI. Nilai perjuangan, optimisme, dan kebersamaan yang terekam dalam foto dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Kegiatan itu juga berdekatan dengan rangkaian menuju HUT ke-270 Kota Yogyakarta sehingga turut memperkaya aktivitas publik di pusat kota.
Direktur Utama Perum LKBN Antara Benny Siga Butarbutar menyatakan pameran dimaksudkan sebagai ruang interaksi antara memori perjalanan bangsa dan harapan terhadap masa depan. Fotografi jurnalistik menjadi medium untuk menjaga ingatan tersebut tetap dekat dengan masyarakat.
