SLEMAN – Semangat olahraga dan kebersamaan lintas negara akan mewarnai Kabupaten Sleman melalui ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar mulai 31 Agustus hingga 6 September mendatang.
Sebanyak 11 negara anggota ASEAN bersama tiga negara mitra, Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan, akan terlibat dalam rangkaian kegiatan olahraga, budaya, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mengusung tema “Active Youth Healthy Future”, ASD 2026 diarahkan untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di kawasan ASEAN.
Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora RI Yayat Suyatna menyebut olahraga dapat menjadi sarana diplomasi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Harapannya ini bisa membangkitkan gelora olahraga masyarakat, khususnya di Yogyakarta,” katanya.
Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya ASEAN Fun Run, Tour de Prambanan, School Hub, festival olahraga tradisional, workshop pencak silat dan job fair. Rangkaian berikutnya dilanjutkan hingga ASEAN Trail Walk pada 27 September.
Kemenpora juga membawa misi memperkuat Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar atau Gemar. Masyarakat diharapkan semakin terbiasa melakukan aktivitas fisik yang mudah, murah dan menyenangkan.
Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto menilai kegiatan berskala internasional tersebut turut memberikan peluang bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Kehadiran peserta dari berbagai negara diperkirakan memberi dampak terhadap perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif hingga promosi berbagai destinasi di Sleman.
Melalui ASD 2026, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi agenda beberapa hari, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan sekaligus ruang guyub yang mempertemukan masyarakat Indonesia dengan negara-negara ASEAN.
