KOTA YOGYAKARTA – Upaya memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan pendidikan mengantarkan Kota Yogyakarta meraih peringkat pertama nasional dalam capaian Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan 2026. Dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, Kota Yogyakarta mencatat skor 92,53 dengan kategori “Tuntas Utama”.
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santoso Asrori, menyampaikan capaian tersebut saat menghadiri kegiatan Pendampingan Penganggaran SPM Pendidikan atau RAPBD di New Shapir Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).
Menurut Budi, posisi tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan 2024. Saat itu, Kota Yogyakarta masih menempati peringkat keempat nasional.
Keberhasilan tersebut ditopang tiga dimensi utama, yakni akses pendidikan, mutu pembelajaran, serta iklim satuan pendidikan. Hampir seluruh aspek dalam ketiga dimensi itu telah mencapai hasil maksimal melalui pelaksanaan program yang terintegrasi.
Salah satu program unggulan yang dijalankan ialah Jaminan Pendidikan Daerah (JPD), dengan cakupan penerima mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Pemkot Yogyakarta juga menyalurkan BOSDA kepada berbagai lembaga pendidikan, meliputi TK/RA, SD/MI, SMP/MTs serta SPNF/SKB.
Budi menegaskan, pencapaian SPM Pendidikan tidak hanya menjadi tugas Dinas Pendidikan. Sejumlah indikator membutuhkan dukungan perangkat daerah lain, terutama dalam pendataan penduduk dan memastikan setiap anak usia sekolah memperoleh layanan pendidikan.
Kolaborasi juga diperlukan untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi, penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif dan menghargai kebhinekaan.
Kasubag Umum BPMP DIY, Adri Margono, membenarkan bahwa Kota Yogyakarta menjadi kota dengan capaian SPM Pendidikan tertinggi di Indonesia. Pada kategori lain, Kabupaten Bantul juga menempati peringkat pertama nasional, sedangkan Provinsi DIY berada di posisi kedua.
Adri berharap keberhasilan tersebut terus ditingkatkan agar DIY mampu menjadi daerah dengan capaian layanan pendidikan terbaik secara nasional.
