YOGYAKARTA – Momentum Hari Kartini tahun ini dimaknai secara mendalam oleh Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto. Bukan sekadar seremonial, ia mendorong langkah konkret pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran yang lebih kuat pada sektor pemberdayaan perempuan serta perlindungan ibu dan anak di wilayah Yogyakarta.
Menurut Eko, semangat perjuangan RA Kartini harus diwujudkan dalam kebijakan publik yang mampu menjawab tantangan nyata yang dihadapi kaum perempuan saat ini.
Fokus pada Kesejahteraan Keluarga
Dalam pernyataannya, Eko Suwanto menekankan bahwa perempuan adalah pilar utama dalam ketahanan keluarga. Oleh karena itu, dukungan finansial dari pemerintah melalui APBD harus diarahkan pada program-program strategis, antara lain:
Peningkatan Kapasitas Ekonomi: Memberikan pelatihan kewirausahaan agar kaum ibu mampu membantu stabilitas ekonomi rumah tangga.
Kesehatan Ibu dan Anak: Menjamin akses layanan kesehatan yang berkualitas guna menekan angka stunting dan meningkatkan taraf hidup generasi mendatang.
Pendidikan Berkelanjutan: Membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi perempuan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melawan Kekerasan terhadap Perempuan
Selain masalah ekonomi, Eko juga menyoroti pentingnya anggaran untuk perlindungan hukum dan pendampingan psikologis bagi korban kekerasan. Ia berharap Yogyakarta bisa menjadi rumah yang aman bagi seluruh perempuan dan anak-anak.
“Spirit Kartini di era modern adalah memastikan tidak ada lagi perempuan yang merasa sendirian saat menghadapi masalah. Negara harus hadir lewat program dan anggaran yang nyata,” tegas Eko.
Komitmen untuk Masa Depan Jogja
Dorongan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk lebih kreatif dan progresif dalam menyusun program kerja. Dengan anggaran yang tepat sasaran, pemberdayaan perempuan di DIY diharapkan tidak hanya berhenti di tingkat diskusi, melainkan berdampak langsung pada kesejahteraan di tingkat kampung dan desa.
Melalui refleksi ini, Eko Suwanto mengajak semua pihak untuk menjadikan Hari Kartini sebagai titik balik penguatan peran perempuan dalam pembangunan Yogyakarta yang lebih inklusif dan manusiawi.
Sumber: https://www.detik.com/jogja/jogja-kerta/d-8455523/refleksi-hari-kartini-eko-suwanto-dorong-anggaran-pemberdayaan-ibu-anak
