Yogyakarta — Kehidupan sosial di Yogyakarta kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, bukan soal wisata atau kuliner, melainkan aktivitas keseharian seorang artis papan atas yang justru terlihat sangat “membumi”.
Vokalis Akhdiyat Duta Modjo atau yang dikenal sebagai Duta Sheila On 7, viral di media sosial setelah namanya tercantum dalam jadwal ronda di kampung tempat tinggalnya di Sleman.
Fenomena ini sontak menjadi perbincangan luas karena memperlihatkan sisi lain kehidupan di Jogja—di mana status sosial seolah melebur dalam budaya kebersamaan warga.
Masuk Jadwal Ronda, Sama Seperti Warga Lain
Berdasarkan keterangan warga setempat, Duta memang terdaftar sebagai bagian dari sistem ronda di lingkungan RT tempat ia tinggal di kawasan Condongcatur, Sleman.
Ia bahkan disebut sudah lama terlibat dalam kegiatan kampung, mulai dari ronda hingga aktivitas sosial lainnya seperti kerja bakti dan lomba warga.
“Dia memang kejatah ronda, warga semua kejatah ronda,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus meski Duta adalah figur publik.
Artis Tapi Tetap “Srawung”
Tidak hanya ronda, Duta juga dikenal aktif berbaur dengan warga. Ia kerap ikut kegiatan kampung seperti lomba voli, makan bersama, hingga sekadar nongkrong santai dengan tetangga.
Warga menyebut sikap “srawung” atau membaur ini sudah terlihat sejak awal Duta pindah ke lingkungan tersebut. Bahkan di masa puncak popularitas Sheila on 7, ia tetap aktif mengikuti kegiatan kampung.
Kehadirannya pun dianggap tidak menciptakan jarak sosial. Dalam keseharian, ia diperlakukan sama seperti warga lainnya.
Cerminan Budaya Jogja
Fenomena artis ikut ronda ini dinilai bukan hal yang aneh di Yogyakarta. Budaya guyub dan rukun membuat semua warga, tanpa memandang status, tetap terlibat dalam kehidupan sosial.
Ronda sendiri bukan sekadar aktivitas keamanan, tetapi juga ruang interaksi sosial—tempat warga saling mengenal, berbagi cerita, hingga memperkuat solidaritas.
Dalam konteks ini, keikutsertaan figur publik seperti Duta justru memperkuat citra Jogja sebagai kota yang egaliter.
Viral, Tapi Sudah Biasa bagi Warga
Meski viral di media sosial, warga setempat mengaku hal tersebut bukan sesuatu yang luar biasa. Bagi mereka, Duta tetaplah “tetangga biasa” yang memiliki kewajiban dan hak yang sama.
Fenomena ini sekaligus menjadi gambaran kuat bahwa di Jogja, kehidupan sosial masih berjalan dengan prinsip kebersamaan—bahkan hingga ke level artis nasional.
Lebih dari Sekadar Cerita Viral
Kisah Duta Sheila On 7 ikut ronda bukan hanya cerita menarik, tetapi juga representasi nilai sosial yang masih hidup di Yogyakarta.
Di saat banyak kota besar semakin individualistis, Jogja justru menunjukkan bahwa kedekatan antarwarga masih bisa terjaga—bahkan tanpa memandang status, profesi, atau popularitas.
Dan mungkin, di situlah letak daya tarik Jogja yang sebenarnya: semua orang bisa jadi “warga biasa”.
